Kunjungan KUNCI BERSAMA ke PT BIJB Bahas Kerja Sama UKM dan Pariwisata

Ketua Sekretariat Kerja Sama KUNCI BERSAMA bersama Wakil Bupati Majalengka dan pejabat terkait melakukan kunjungan ke PT BIJB untuk membahas peluang kerja sama pengembangan UKM, pariwisata, dan optimalisasi penerbangan di BIJB Kertajati.
Majalengka, 25 Agustus 2023 – Ketua Sekretariat Kerja Sama KUNCI BERSAMA bersama Wakil Bupati Majalengka dan pejabat terkait bidang UKM serta pariwisata melakukan kunjungan ke PT BIJB dalam rangka membahas peluang kerja sama strategis pengembangan kawasan dan peningkatan ekonomi daerah.
Pertemuan ini membahas berbagai potensi kolaborasi antara pemerintah daerah anggota KUNCI BERSAMA dengan PT BIJB sebagai pengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Fokus utama kerja sama yang dibahas meliputi promosi produk unggulan UKM, pengembangan paket pariwisata terpadu, serta optimalisasi penerbangan di BIJB Kertajati sebagai gerbang utama mobilitas wilayah timur Jawa Barat.
Dalam bidang pengembangan ekonomi daerah, kerja sama diarahkan pada pemanfaatan area strategis BIJB Kertajati sebagai etalase dan pusat pemasaran produk unggulan UKM dari daerah-daerah anggota KUNCI BERSAMA. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Selain itu, dibahas pula pengembangan paket wisata terpadu yang menghubungkan bandara dengan destinasi wisata unggulan di kawasan Ciayumajakuning dan sekitarnya. Melalui integrasi tersebut diharapkan sektor pariwisata daerah dapat berkembang lebih optimal dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kerja sama juga diarahkan untuk mendukung optimalisasi tingkat keterisian penerbangan atau load factor di BIJB Kertajati melalui sinergi antar pemerintah daerah anggota KUNCI BERSAMA. Hal ini penting mengingat BIJB memiliki peran strategis sebagai pusat konektivitas dan mobilitas kawasan.
Melalui kunjungan ini diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan PT BIJB dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta peningkatan daya saing kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.